Posted by : Unknown Sabtu, 29 November 2014



Gue punya teman,dia pernah bertanya dengan gue,gimana caranya menanggapi seorang perempuan yang sangat sayang tulus dan ikhlas kepada loe tetapi perasaan teman gue ini sudah tidak ada lagi.Haruskan perasaan ini di paksakan untuk berbohong kalo dia juga mencintai perempuan tersebut karena rasa kasihan ? .Seorang laki-laki sejati tidak mungkin ingin menyakiti hati perempuan tampa sebab ,tapi kalo sebab itu karena perasaan sudah tidak ada,perasaan itu hilang dengan berjalannya waktu tampa dia sadari.Gimana coba cara yang baik untuk menyelesaikan masalah seperti ini.
Ini salah satu yang selalu mengganjal dipikiran gue,saran yang pernah gue berikan kepadanya,”katakanlah dengan jujur walaupun itu menyakiti hatinya dari pada kau harus selalu berbohong itu malah akan membuatnya tambah sakit hati” .Dia pun mengikuti saran gue,dia pun berkata jujur kepada pacarnya tersebut,awalnya perempuan tersebut menolak untuk putus sambil menangis dia mengakatan “aku sayang kamu,aku ga mau kehilangan kamu”.Tetapi teman gue ini tetap ingin putus karena dia tidak mau selalu membohongi perasaannya.
Seiring berjalannya waktu,sudah 2 minggu mereka tidak bersama lagi,tetapi perempuan ini selalu menghubungi teman gue dan teman gue ini selalu menanggapi pesan singkat dari perempuan tersebut dia menanggapinya hanya sebatas teman dekat.Mungkin perempuan tersebut masih sayang dan berharap akan bersatu kembali.
Teman gue ini nanya lagi sama gue,gimana caranya supaya mantannya tersebut tidak menghubunginya lagi,karena dia merasa kasihan kalo begini terus dia akan sakit hati,kalo bahasa anak gaul sekarang bilangnya move on.Gue jawab aja suruh perempuan tersebut cari pacar secepatnya,akhirnya teman gue tersebut bilang sama mantannya,”kamu cari pacar yang lain aja masih banyak laki-laki didunia ini yang sayang sama kamu”.
Mantannya tersebut membalas pesan singkat yang dikirim dari teman gue,gini isi pesan singkatnya “ aku minta maaf karena aku ga bisa buat ngelupain kamu,semua usaha sudah ku coba,bahkan laki-laki yang pengen mendekat dengan aku tidak pernah ku hiraukan,karena rasa sayang ini masih untuk kamu,aku mohon sedikitlah mengerti tentang perasaan ku ini,aku rela ngelakuain apa aja buat kamu “.
Setelah gue membaca pesan singkat tersebut,gue hanya bisa terdiam,pikiran gue pun jadi kosong,pesan singkat dari seorang perempuan yang polos tersebut mengetuk hati saya,bahkan untuk membela perempuan tersebut.Haruskah gue nyuruh teman gue untuk berbohong mencintai ya sampai dia lupa kalo dia telah berbohong kepadanya,tetapi hal itu tidak semudah dan segampang yang gue katakan,karena ini menyangkut perasaan.
Sekarang gue bingung gimana ngasih solusi buat teman gue tersebut,karena tampa gue sadari saran yang telah gue berikan hanya akan menyakiti hati perempuan tersebut.Gue bingung harus membela yang mana,dipikiran gue mereka berdua sama-sama benar dan tidak ada yang salah.Memang susah kalo kita sudah ngomongin perasaan.
Saran terakhir gue,tetaplah selalu berhubungan walaupun hanya sebatas teman biasa,ikuti alurnya aja,dengan syarat loe tidak mengasih harapan lebih ke dia dan  membuat ya mengurangi rasa sakit yang dipendamnya,cobalahlah untuk menjelaskannya secara perlahan.Setidaknya kamu hargai perasaan ya yang tulus dan ikhlas kepadamu.
Terkadang jika kita sudah serius pacaran malah pasangan kita yang memutusan hubungan,mungkin banyak yang berpendapat semua cinta dimasa sekolah atau masa muda itu hanyalah cinta monyet,tapi tidak semua yang berpendapat seperti itu,bisa jadi jodoh loe adalah pacar loe sekarang ini,maka hargailah perasaan dan janganlah kau permainkan perasaan.


Jika ada yang punya pendapat lain,silahkan di komen,makasih.

{ 3 komentar... read them below or Comment }

- Copyright © . -Powered by Blogger - Themes by Johanes Djogan - Redesigned by Muhammd Naufal -